Home / Peristiwa / Kasus Curas Viral di Buntok Ternyata Rekayasa, Polres Barsel Gelar Konferensi Pers

Kasus Curas Viral di Buntok Ternyata Rekayasa, Polres Barsel Gelar Konferensi Pers

Buntok – Polres Barito Selatan (Barsel), menggelar konferensi pers terkait viralnya informasi dugaan pencurian dengan kekerasan (Curas) di sebuah rumah makan di Jalan Pahlawan, Kota Buntok, yang dilaporkan terjadi pada Minggu (18/1/2026) dini hari. Kejadian tersebut sebelumnya disampaikan oleh MRP, anak dari pemilik rumah makan, yang mengklaim menjadi korban perampokan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Dusun Selatan bersama Unit Resmob Satreskrim Polres Barsel bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan sejumlah barang bukti. 

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa kejanggalan pada keterangan MRP.

Kapolres Barsel, AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., dalam konferensi pers pada Selasa (20/1/2026) pagi, menyampaikan bahwa rangkaian penyelidikan mengarah pada kesimpulan bahwa peristiwa Curas tersebut merupakan rekayasa. MRP diketahui memalsukan kejadian tersebut untuk menutupi masalah hutang dari pinjaman online. Bahkan, luka pada tangannya dilakukan sendiri untuk meyakinkan orang tuanya bahwa ia benar-benar menjadi korban perampokan.

“Kejadian seperti ini sangat disayangkan. Informasi yang beredar tanpa klarifikasi sempat membuat kegaduhan di masyarakat dan viral di berbagai platform media sosial. Kami mengimbau agar masyarakat tetap bijak dalam menyikapi informasi, khususnya di media sosial, sambil menunggu hasil penyelidikan resmi dari Kepolisian,” tegas Kapolres.

AKBP Jecson juga memastikan bahwa situasi keamanan di wilayah Barito Selatan tetap kondusif. Ia meminta masyarakat tidak khawatir karena Polres Barsel selalu siap memberikan rasa aman. Layanan call centre 110 disebut selalu aktif 24 jam untuk menerima laporan masyarakat.

“Bersama kita menjaga Bumi Dahani Dahanai Tungtung Tulus ini agar tetap aman dan nyaman,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, MRP turut menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Barito Selatan. Ia mengakui bahwa tidak pernah terjadi perampokan seperti yang sebelumnya ia laporkan.

“Semua itu tidak benar. Saya meminta maaf telah menimbulkan kegaduhan dan membuat resah masyarakat Barito Selatan,” ungkap MRP.

Polres Barsel menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan memberikan informasi yang akurat kepada publik guna mencegah penyebaran informasi menyesatkan.(Humas Polres Barsel/TM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *