Lewati ke konten

Buntok – PT Batubara Duaribu Abadi (BDA) menggelar kegiatan konsolidasi Publik Amdal, rencana pengembangan pertambangan batubara yang meliputi pembangunan jalan angkut dan pelabuhan batubara. Rencana pengembangan tersebut mencakup wilayah Kecamatan Gunung Timang, Kecamatan Teweh Baru, dan Kecamatan Teweh Selatan di Kabupaten Barito Utara, serta Kecamatan Karau Kuala dan Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA) di Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah.
Kegiatan konsolidasi Publik Amdal dilaksanakan di Hotel Lutfan, Buntok, pada Jumat (23/01/2025), Kegiatan bersama masyarakat ini guna mendapatkan masukan, saran dan pandangan guna memastikan hak masyarakat untuk di dengar dan di pertimbangkan secara berkelanjutan
dikarenakan perkembangan kedepan akan melakukan rencana kegiatan untuk peningkatan produksi Batu Bara termasuk jalan angkut dan pelabuhan di kabupaten Barito Selatan provinsi Kalimantan Tengah. Serta berupaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidupqq
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen PT Batubara Duaribu Abadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Selatan Ir. Bilivson, S.ST., M.T., Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah Jonpri, Camat Gunung Bintang Awai Armadi, S.T., M.M., Camat Karau Kuala Ardiansyah, S.Pi., M.Si., serta Kapolsek GBA dan Perwakilan Kodim 1012/Buntok.
Selain itu, turut hadir Damang Gunung Bintang Awai, para kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya dari wilayah yang terdampak rencana pengembangan kegiatan pertambangan.
Manager Lingkungan PT Batubara Duaribu Abadi, Ardhian, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan saat ini masih berada pada tahap konsultasi publik terkait rencana pengembangan perusahaan di daerah.
“Melalui konsultasi publik amdal ini, harapannya kami dapat bertemu langsung dengan masyarakat dan menjembatani aspirasi mereka, sehingga apa yang kami laksanakan ke depan tidak hanya mendukung pengembangan perusahaan, tetapi juga membantu pengembangan masyarakat serta meningkatkan taraf perekonomian masyarakat di Barito Selatan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dalam pelaksanaan pengembangan tersebut, PT Batubara Duaribu Abadi berkomitmen untuk mematuhi seluruh kaidah lingkungan dan regulasi pemerintah yang berlaku. Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Selatan menjadi salah satu mitra penting dalam memberikan pendampingan dan pembimbingan teknis.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan masukan yang selama ini diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Barito Selatan, khususnya kepada Kadis DLH Barsel, yang beberapa kali telah memberikan arahan serta melakukan kunjungan ke area I, di Betung agar seluruh kegiatan dapat dilaksanakan sesuai dengan kaidah teknik lingkungan yang baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ardhian menyampaikan bahwa sejumlah aspirasi utama yang disampaikan masyarakat dalam konsultasi publik tersebut antara lain terkait peluang kerja, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), pengembangan masyarakat, layanan kesehatan, serta penyediaan air bersih.
“Aspirasi tersebut tentu menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Ke depan, seiring dengan perkembangan perusahaan, kami berupaya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan harapan yang disampaikan,” pungkasnya.(Tomi)
Related Posts
Februari 3, 2026
Januari 28, 2026
Januari 20, 2026