Beranda / News / SMA Negeri 1 Buntok Sesuaikan Pembelajaran Selama Kabut Asap, Utamakan Kesehatan Siswa

SMA Negeri 1 Buntok Sesuaikan Pembelajaran Selama Kabut Asap, Utamakan Kesehatan Siswa

BUNTOK – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Buntok Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, menyesuaikan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar selama kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kebijakan tersebut dilakukan dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan siswa, tanpa mengabaikan hak mereka untuk memperoleh pendidikan.

Kepala SMA Negeri 1 Buntok, Miftakhul Huda, S.P., M.M., mengatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran selama kabut asap mengikuti regulasi yang telah dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

Menurutnya, pihak sekolah telah menyiapkan beberapa opsi pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi kabut asap, mulai dari pembelajaran normal, pembelajaran dengan pertemuan terbatas, hingga pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Yang jelas, kita mengutamakan kesehatan dan keselamatan siswa, tetapi kita juga tidak boleh mengabaikan hak-hak belajar siswa. Karena itu, kegiatan pembelajaran kita sesuaikan dengan kondisi yang ada,” ujarnya.Jumat (9/10/2026).

Ia menjelaskan, sekolah telah menyusun jadwal tersendiri untuk setiap skema pembelajaran. Ketika kondisi kabut asap masih pekat, pembelajaran dapat dilaksanakan secara jarak jauh. Sementara itu, apabila kabut asap mulai menipis, sekolah dapat menerapkan pembelajaran dengan pertemuan terbatas sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk mendukung pembelajaran jarak jauh, sekolah memanfaatkan platform pembelajaran milik Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, yakni huma Betang. Selain itu, guru juga dapat menggunakan aplikasi pendukung seperti Zoom, Google Meet, maupun platform lainnya.

Miftakhul Huda menegaskan, penyesuaian tersebut merupakan upaya sekolah untuk memastikan proses pendidikan tetap berlangsung meskipun kondisi lingkungan belum sepenuhnya mendukung pembelajaran tatap muka secara normal.

Selain menyesuaikan kegiatan belajar mengajar, SMA Negeri 1 Buntok juga melaksanakan gladi Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII.

Gladi TKA gelombang pertama telah dilaksanakan pada 5–8 Oktober 2026. Sementara itu, gelombang kedua dijadwalkan berlangsung mulai Senin hingga Kamis pekan berikutnya.

Pembagian peserta ke dalam dua gelombang dilakukan karena keterbatasan sarana dan prasarana, khususnya jumlah komputer yang tersedia, dibandingkan dengan jumlah siswa yang mengikuti tes.

Pelaksanaan gladi TKA tersebut dibagi menjadi tiga sesi, mulai pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 13.30 WIB.

Mengingat TKA merupakan kegiatan berskala nasional yang dilaksanakan secara daring, pihak sekolah juga berharap dukungan dari penyedia layanan listrik agar pasokan energi tetap stabil selama pelaksanaan tes.

“Kita juga mengharapkan dukungan dari pihak PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik, karena kegiatan TKA ini bersifat nasional dan dilaksanakan secara online,” ungkapnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, SMA Negeri 1 Buntok berupaya menjaga keselamatan warga sekolah sekaligus memastikan hak siswa untuk mengikuti proses pembelajaran tetap terpenuhi di tengah kondisi kabut asap yang melanda wilayah Barsel.(RedMKO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!