Home / Uncategorized / Perluas Layanan Medis, RSUD Jaraga Sasameh Resmikan Penambahan Unit Hemodialisa

Perluas Layanan Medis, RSUD Jaraga Sasameh Resmikan Penambahan Unit Hemodialisa

Buntok – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jaraga Sasameh Kabupaten Barito Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni dengan menambah unit layanan hemodialisa (cuci darah) guna memenuhi kebutuhan pasien penderita gangguan ginjal yang terus meningkat.

Penambahan unit hemodialisa tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Barito Selatan, Dr. H. Eddy Raya Samsuri, ST., MM., pada Jumat (19/12/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Barito Selatan Ideham, Sekretaris DPRD Barsel Pudji Ika Lestari, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Selatan Hj. Permana Sari, unsur Forkopimda Barito Selatan, para kepala OPD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Direktur RSUD Jaraga Sasameh, dr. Dadang Baskoro Nugroho, usai acara peresmian menyampaikan bahwa setiap rumah sakit memiliki kewajiban untuk terus mengembangkan dan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, layanan hemodialisa merupakan salah satu layanan vital yang sangat dibutuhkan seiring meningkatnya jumlah pasien dengan gangguan ginjal di Kabupaten Barito Selatan.

“Selama ini RSUD Jaraga Sasameh memiliki enam unit hemodialisa. Namun seiring bertambahnya jumlah pasien, enam unit tersebut tidak lagi mencukupi. Oleh karena itu, kami menambah jumlah unit menjadi sebelas,” jelas dr. Dadang.

Ia menambahkan, selain meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, pengembangan layanan hemodialisa juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal tersebut karena layanan cuci darah memiliki skema pembayaran sesuai ketentuan yang berlaku.

“Target PAD RSUD tahun ini sebesar Rp33 miliar. Alhamdulillah, hingga Desember telah tercapai Rp38 miliar atau melampaui target. Untuk tahun depan, target PAD ditetapkan sebesar Rp45 miliar. Salah satu strategi pencapaiannya adalah melalui peningkatan layanan hemodialisa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dr. Dadang menjelaskan bahwa status RSUD Jaraga Sasameh sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memberikan keleluasaan dalam pengelolaan anggaran, sehingga rumah sakit dapat lebih fleksibel dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan komitmen seluruh jajaran RSUD Jaraga Sasameh, khususnya tenaga medis dan petugas Unit Gawat Darurat (UGD), untuk selalu mengedepankan pelayanan kemanusiaan.

“Prinsip kami jelas, dalam kondisi apa pun masyarakat harus dilayani, terutama di UGD. Persoalan administrasi seperti KTP atau BPJS dapat diurus kemudian oleh manajemen. Yang terpenting adalah keselamatan dan pelayanan kepada pasien,” tegasnya.

Dengan penambahan unit hemodialisa ini, RSUD Jaraga Sasameh diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan kesehatan yang prima, merata, dan berkelanjutan, tidak hanya bagi masyarakat Barito Selatan, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar.(Tomi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *