Lewati ke konten

BUNTOK – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Hj. Yangsi Hartini, SH., MM., mendorong Pemerintah Kabupaten Barito Selatan memperkuat peran Masyarakat Peduli Api (MPA) yang telah dibentuk di sejumlah desa dan kelurahan.
Menurut Yangsi, keberadaan MPA sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan awal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), mengingat anggotanya berada langsung di wilayah masing-masing.
“MPA jangan hanya dibentuk secara administratif. Mereka harus diberikan fasilitas dan anggaran yang memadai agar bisa bekerja maksimal,” ujar Yangsi, Jumat (4/9/2026).
Politisi PDI Perjuangan tersebut mengatakan, kondisi cuaca panas dan minimnya curah hujan meningkatkan potensi terjadinya Karhutla. Karena itu, langkah pencegahan dan deteksi dini harus menjadi prioritas agar api tidak berkembang dan meluas.
Ia meminta pemerintah daerah memberikan dukungan yang diperlukan kepada MPA, mulai dari peralatan pemadam, alat pelindung diri (APD), hingga sarana komunikasi untuk menunjang aktivitas di lapangan.
“Jangan menunggu api membesar baru bergerak. Kalau ada titik api, segera laporkan dan lakukan penanganan awal. Di sinilah MPA sangat penting karena mereka berada paling dekat dengan lokasi,” tegasnya.
Selain dukungan terhadap MPA, Yangsi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu Karhutla. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar lingkungan mereka.
“Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Semua pihak, termasuk masyarakat, harus ikut menjaga lingkungan,” pungkasnya.(RedMKO)
Related Posts
September 10, 2026
September 10, 2026
September 2, 2026
error: Content is protected !!