Beranda / Peristiwa / Dinsos Barsel: 1.500 Penerima PKH dan Sembako Terindikasi Judi Online

Dinsos Barsel: 1.500 Penerima PKH dan Sembako Terindikasi Judi Online

BUNTOK – Dinas Sosial Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mengingatkan masyarakat penerima bantuan sosial agar tidak terlibat dalam aktivitas judi online. Pasalnya, keterlibatan dalam judi online dapat berdampak terhadap pencairan bantuan sosial dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barsel, Syahdani, S.Pd., mengatakan, berdasarkan data dari Kementerian Sosial (Kemensos), terdapat sekitar 1.500 warga di wilayah Barsel yang terindikasi terlibat aktivitas judi online sehingga bantuan sosial yang seharusnya diterima berpotensi tidak dapat dibayarkan.

“Bantuan dari pusat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako, ada beberapa warga kita yang tidak bisa dibayarkan karena dari data Kemensos warga tersebut terkena atau terindikasi judi online,” kata Syahdani, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, jumlah warga yang terindikasi tersebut menjadi perhatian karena bantuan PKH maupun sembako merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat.

Syahdani berharap masyarakat, khususnya penerima PKH dan bantuan sembako di Barito Selatan, tidak terjebak dalam aktivitas judi online karena dampaknya dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

“Kita berharap kepada warga penerima PKH maupun sembako jangan sampai terjebak di dalam judi online, sebab imbasnya akan berpengaruh terhadap penerima PKH maupun sembako,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan akun maupun data kependudukan, termasuk Kartu Keluarga (KK), serta tidak sembarangan memberikan atau menggunakan data tersebut untuk aktivitas yang berpotensi menimbulkan masalah.

Sebab, lanjutnya, aktivitas yang dilakukan melalui akun maupun data tertentu dapat tercatat dalam sistem pemerintah pusat dan menjadi bagian dari proses pemutakhiran data penerima bantuan sosial.

“Jadi tolong kepada warga kita Barito Selatan untuk berhati-hati, jangan sembarangan menggunakan akun atau Kartu Keluarga kita. Sebab itu terekam di kementerian atau di pusat sana,” tegasnya.

Syahdani menambahkan, pemerintah berharap bantuan sosial yang diberikan benar-benar dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga penerima manfaat.

“Harapan kami, semoga dengan adanya bantuan itu dapat meringankan beban keluarga. Tetapi kalau tidak dibayarkan, kasihan penerima manfaat itu yang Baik terkena imbas,” pungkasnya.

Ia kembali mengimbau seluruh penerima PKH maupun bantuan sembako agar menjauhi judi online dan menggunakan bantuan pemerintah sesuai peruntukannya demi kepentingan keluarga.(RedMKO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!