Beranda / News / Kadis PMD Barsel Silaturahmi dengan Mahasiswa Penerima Beasiswa Indonesia Emas Daerah di Mesir

Kadis PMD Barsel Silaturahmi dengan Mahasiswa Penerima Beasiswa Indonesia Emas Daerah di Mesir

BUNTOK – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), H. Akhmad Akhmal Husaen, S.STP.,MA, bersilaturahmi dengan mahasiswa asal Barito Selatan penerima program Beasiswa Indonesia Emas Daerah yang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Kegiatan silaturahmi Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan tersebut dilaksanakan di Tolip Hotel Gardens, Mesir, pada Sabtu (24/10/2026), mulai pukul 22.00 waktu setempat hingga selesai.

Dalam kesempatan itu, Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan, bahwa program Beasiswa Indonesia Emas Daerah telah memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di salah satu universitas Islam tertua dan terkemuka di dunia, yakni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Ia mengatakan, mahasiswa asal Barito Selatan yang tercatat mengikuti program tersebut berjumlah 13 orang. Namun, tidak seluruh mahasiswa dapat hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut. Namun juga, masih terdapat beberapa mahasiswa asal Barsel, yang menjalani pendidikan di Al Azhar, melalui jalur mandiri.

“Alhamdulillah, berdasarkan informasi yang kami terima, mahasiswa yang masih menempuh pendidikan di sana menunjukkan perkembangan yang baik. Mereka juga dapat mengikuti kegiatan dan pendidikan dengan lancar, memperoleh nilai yang cukup baik, sesuai yang dipersyaratkan oleh universitas” ujarnya.melalui pesan Whatsapp.Minggu (25/10/2026)

Meski demikian, ia mengharapkan bahwa permasalahan yang dialami oleh mahasiswa lain, menjadi pengingat bahwa setiap mahasiswa harus menaati ketentuan dan tata tertib yang berlaku di lingkungan kampus. Serta tetap membawa kultur orang Indonesia, yang santun, sopan dan gigih dalam kehidupan.

Menurutnya, keberhasilan menempuh pendidikan di luar negeri tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga kedisiplinan, sikap, serta kepatuhan terhadap peraturan yang telah ditetapkan.

Akmal berharap para mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Barito Selatan.

Ia menegaskan, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Mesir diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, baik di lingkungan keluarga, desa, maupun daerah tempat mereka nantinya mengabdi. Masyarakat yang semakin berdayaguna, yang salah satunya melalui peningkatan kualitas pendidikan, adalah awal dari kesejahteraan dan kemakmuran bangsa, negara dan daerah tercinta.

“Harapan kita, mudah-mudahan setelah lulus mereka bisa kembali ke Barito Selatan dan mengabdikan ilmu yang telah diperoleh. Di mana pun nantinya mereka bekerja atau menjalankan profesinya, semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kesempatan menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar merupakan peluang berharga yang tidak dimiliki semua orang. Universitas tersebut telah melahirkan banyak tokoh berpengaruh, baik dari berbagai negara maupun Indonesia sendiri.

Program Beasiswa Indonesia Emas Daerah (BIE D) sendiri, digagas oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), dengan pelaksanaan program yang dipercayakan kepada Yayasan Adiluhung Nusantara. Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten seluruh ndonesia, termasuk Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, yang tujuan utama ny ntuk memberikan kesempatan kepada putra / i Indonesia yang berprestasi, namun kurang mampu.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Akmal yang sedang melaksanakan perjalanan umrah plus, berkesempatan bertemu langsung dan bersilaturahmi dengan para mahasiswa asal daerah yang sedang menempuh pendidikan di Mesir.

Pertemuan itu menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan mahasiswa, sekaligus memberikan dukungan moral agar mereka terus bersemangat dalam menyelesaikan pendidikan.

Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada pemerintah daerah, para mahasiswa juga menyerahkan cendera mata berupa tulisan Asmaul Husna di atas kertas papirus serta miniatur piramida khas Mesir.

Silaturahmi tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dan para mahasiswa penerima beasiswa, sekaligus mendorong generasi muda daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi kemajuan Barito Selatan.(RedMKO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!