
BUNTOK – Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri, melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026 di sejumlah sekolah di Kabupaten Barito Selatan. Senin (6/4/2026).
Pemantauan tersebut turut didampingi oleh Asisten I dan III Sekretariat Daerah Barsel, Kepala Dinas Pendidikan Barsel, serta Plt. Kepala BKPSDM Barsel. Adapun sekolah yang dikunjungi antara lain SMPN 1 Dusun Selatan, SMPN 2 Dusun Selatan, SMP Muhammadiyah Buntok, dan SMP IT Baiturrahman Buntok.
Dalam keterangannya, Bupati Barsel menyampaikan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar serta memberikan dukungan kepada para siswa yang mengikuti ujian.
“Kita sudah meninjau beberapa SMP saat pelaksanaan TKA hari ini. Ini merupakan tanggung jawab bersama agar anak-anak kita bisa belajar dengan baik dan maksimal dalam mengikuti ujian,” ujar Eddy Raya Samsuri.
Ia berharap, melalui pelaksanaan TKA ini, kompetensi siswa jenjang SMP di Kabupaten Barito Selatan dapat terus meningkat. Selain itu, dirinya juga membuka ruang bagi pihak sekolah untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi selama proses pendidikan.
“Jika ada kendala, baik kepala sekolah maupun guru, silakan melaporkan kepada kami maupun kepada Kepala Dinas Pendidikan, agar pelaksanaan pendidikan di Barito Selatan semakin baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, Manat Simanjuntak, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA jenjang SMP dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai 6 hingga 16 April 2026.
“TKA dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB dengan dua mata pelajaran, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia,” jelasnya.
Ia menambahkan, khusus di Kabupaten Barito Selatan, pelaksanaan TKA dibagi dalam empat gelombang dengan jumlah peserta mencapai 1.755 siswa kelas IX.
Pembagian gelombang ini dilakukan mengingat keterbatasan fasilitas di beberapa sekolah, sehingga sebagian peserta harus menumpang di sekolah lain.
Menurut Manat, TKA bukan menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai instrumen untuk memotret kualitas pendidikan dan proses belajar mengajar di sekolah.
“TKA ini bertujuan bukan untuk menjamin kelulusan, tetapi sebagai potret keberhasilan proses pendidikan di sekolah,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah sekolah unggulan di jenjang SMA/SMK mulai menjadikan nilai TKA sebagai salah satu persyaratan dalam proses penerimaan siswa baru.
Oleh karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari orang tua, perangkat daerah, dewan pendidikan, hingga media, agar pelaksanaan TKA dapat berjalan optimal.
“TKA ini hal yang serius. Kita ingin semua peserta didik mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya sebagai langkah awal meraih cita-cita mereka,” pungkasnya.(Adi)
Related Posts
Maret 14, 2026
Maret 11, 2026
Maret 4, 2026