Lewati ke konten

BUNTOK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) meminta perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah setempat untuk terlibat aktif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dukungan perusahaan dinilai penting untuk memperkuat operasi pemadaman yang dilakukan tim gabungan, terutama dalam penyediaan armada water tank, alat berat, serta personel lapangan.
Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barsel Agus In’yulius mengatakan, keterlibatan pihak swasta sangat diperlukan mengingat petugas di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala teknis dalam menangani titik-titik kebakaran.
“Untuk mendukung mempercepat penanganan dan mencegah meluasnya karhutla ini, diperlukan sinergi dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Selatan,” tegas Agus, saat Di Wawan cari dikantornya, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Agus, tim Satgas Terpadu Penanggulangan Karhutla yang melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP dan Masyarakat Peduli Api (MPA) masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya keterbatasan armada tangki air, minimnya sumber air di lokasi kebakaran, serta sulitnya akses menuju sejumlah titik api.
Ia menyebutkan, Bupati Barsel telah menyampaikan surat resmi kepada sejumlah perusahaan swasta sejak akhir Agustus 2026. Surat tersebut berisi permintaan agar perusahaan turut memberikan dukungan nyata dalam operasi penanganan karhutla.
“Kami mengharapkan agar perusahaan-perusahaan swasta ini dapat membantu mengerahkan mobil water tank atau truk tangki air milik perusahaan untuk membantu operasi pemadaman api di lokasi-lokasi kebakaran,” kata Agus.
Selain armada tangki air, perusahaan juga diminta mengerahkan alat berat seperti ekskavator dan buldoser. Peralatan tersebut dapat digunakan untuk membuat sekat bakar (fire break) maupun membuka akses menuju lokasi kebakaran yang sulit dijangkau petugas.
Pemkab Barsel juga meminta perusahaan menyiapkan personel lapangan yang dapat dikerahkan sewaktu-waktu dan bekerja di bawah koordinasi BPBD Barsel.
“Dukungan dari perusahaan swasta ini sangat berarti dalam mempercepat pemadaman api, mencegah meluasnya kebakaran, serta melindungi masyarakat dari dampak asap dan kerugian akibat karhutla. Kami berharap perusahaan dapat bekerja sama dan berkoordinasi lebih lanjut,” ujarnya.
Sejumlah PBS yang diminta turut mendukung penanganan karhutla tersebut antara lain PT Multi Tambangjaya Utama, PT Batubara Dua Ribu Abadi, PT Marunda Graha Mineral, PT Asmin Bara Bronang, PT Victor Dua Tiga Mega, PT Cahaya Unggul Prima dan PT Bahtera Alam Tamiang.
Permintaan dukungan tersebut juga mencakup seluruh kontraktor yang berada di bawah naungan perusahaan-perusahaan tersebut.
Pemkab Barsel berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat, masyarakat dan dunia usaha dapat semakin memperkuat upaya penanggulangan karhutla. Dengan dukungan tersebut, kebakaran diharapkan dapat segera dikendalikan sehingga tidak semakin meluas dan dampak kabut asap terhadap kesehatan serta aktivitas masyarakat dapat ditekan.(RedMKO)
Related Posts
September 10, 2026
September 9, 2026
September 7, 2026
error: Content is protected !!