Lewati ke konten

Buntok – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, S.T., M.T., mengatakan, Pemkab Barsel Terima bantuan Presiden sebesar Rp15 miliar yang akan dimanfaatkan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus memperkuat penyediaan sarana dan prasarana air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
Ita menjelaskan, bantuan tersebut secara khusus diarahkan untuk mendukung penanganan karhutla, termasuk pengadaan peralatan pemadaman dan kebutuhan operasional petugas di lapangan.
Sarana dan prasarana yang direncanakan meliputi mesin alkon, pompa air, tangki air, bahan bakar minyak (BBM), serta kebutuhan operasional lainnya, termasuk konsumsi bagi personel yang bertugas.
Menurutnya, dukungan anggaran tersebut sangat diperlukan mengingat penanganan karhutla melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga relawan yang bersama-sama melakukan upaya pemadaman di berbagai wilayah.
Pemkab Barsel juga berencana memperkuat kesiapsiagaan penanganan karhutla di tingkat kecamatan agar setiap wilayah memiliki peralatan yang memadai untuk melakukan pemadaman secara cepat ketika terjadi kebakaran.
“Kita ingin setiap kecamatan memiliki peralatan untuk memadamkan api. Karena itu, sarana dan prasarana penanganan karhutla akan kita perkuat, termasuk dukungan bagi masyarakat peduli api,” jelasnya.saat dikonfirmasi awak media Ini. Senin (26/10/2026)
Selain penanganan karhutla, Pemkab Barsel turut memprioritaskan penyediaan sumber air bersih bagi masyarakat yang mengalami kesulitan air akibat kekeringan.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD, para camat, dan DPRD, terdapat sekitar 20 hingga 25 desa yang membutuhkan pembangunan sarana air bersih. Pemerintah daerah akan menentukan desa prioritas berdasarkan tingkat kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Ita menegaskan, pembangunan fasilitas air bersih tidak cukup hanya dengan membuat sumur bor. Sarana pendukung juga harus tersedia agar air dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Fasilitas tersebut meliputi tangki penampungan, menara air atau water tower, jaringan pipa, keran, mesin pompa, serta kebutuhan bahan bakar. Perencanaan juga harus mempertimbangkan kondisi desa yang belum memiliki akses listrik.
“Kita tidak ingin hanya membangun sumur bor, tetapi tidak dilengkapi tangki, keran, dan jaringan pipanya. Semuanya harus disiapkan supaya masyarakat benar-benar bisa memanfaatkan air bersih,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selama ini distribusi air bersih ke sejumlah wilayah membutuhkan biaya operasional yang cukup besar, mulai dari BBM hingga tenaga petugas. Karena itu, pembangunan sumber air bersih yang lebih permanen di desa-desa diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap distribusi air menggunakan kendaraan tangki.
Terkait pelaksanaan program, Ita mengatakan Pemkab Barsel akan menindaklanjuti proses administrasi dan penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku serta petunjuk dari pemerintah pusat.
Pemerintah daerah juga berencana mengundang seluruh camat untuk membahas kebutuhan masing-masing wilayah, termasuk menentukan lokasi prioritas pembangunan sarana air bersih dan penguatan peralatan penanganan karhutla.
Ia menegaskan bahwa penggunaan bantuan Presiden harus sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan dan tidak boleh menyimpang dari ketentuan pemerintah pusat.
“Pengelolaan dan pencairannya harus sesuai dengan petunjuk dari pemerintah pusat. Kita tidak bisa menggunakan anggaran tersebut di luar ketentuan yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Pemkab Barsel berharap proses administrasi dapat segera diselesaikan sehingga program penanganan karhutla dan penyediaan air bersih bisa direalisasikan sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat.
Melalui dukungan anggaran tersebut, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi karhutla sekaligus memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap air bersih di desa-desa yang terdampak kekeringan.(RedMKO)
Related Posts
Oktober 26, 2026
Oktober 25, 2026
Oktober 20, 2026
error: Content is protected !!